Jadwal Pembukaan Seleksi CPNS di 2022

Jadwal Pembukaan Seleksi CPNS di 2022


Masuk 2022 serangkaian penyeleksian CPNS 2021 nyaris capai tahapan akhir. Ini hari, Selasa (4/1/2022) penyeleksian CPNS 2021 itu sudah masuk agenda informasi akhir saat sangkal.

Informasi saat sangkal penyeleksian CPNS 2021 sebagai informasi final yang memiliki sifat mutlak dan tidak dapat terganggu tuntut. Maknanya peserta tidak bisa kembali menyangkal hasil informasi akhir itu.

Untuk peserta yang dipastikan lulus sampai informasi saat sangkal, harus ikuti dua tahapan recruitment kelanjutan. Ke-2 tingkatan recruitment itu harus dituruti untuk terima status sebagai CPNS dan ikuti periode eksperimen.

Sesudah informasi saat sangkal, penyeleksian CPNS 2021 akan masuk tahapan pemberkasan dan pengisian daftar kisah hidup (DRH). Ke-2 tingkatan ini gagasannya dilaksanakan lewat cara online lewat situs sscasn.bkn.go.id.

Tahapan pemberkasan dan pengisian DRH minimal memerlukan waktu sepanjang 15 hari. Peserta yang tidak lakukan pemberkasan di saat yang ditetapkan akan dipandang memundurkan diri atau luruh.

Seterusnya, sesudah pemberkasan dan DRH dikatakan karena itu lembaga akan ajukan saran penentuan Nomor Induk Karyawan (NIP) CPNS. Aktivitas ini akan dikerjakan lewat cara online dengan output dari panitia penyeleksian nasional (panselnas) berbentuk tanda-tangan digital.

Agenda Kelanjutan Penyeleksian CPNS di Tahun 2022

Tahapan pemberkasan atau tahapan penentuan NIP CPNS minimal akan memerlukan waktu sampai Februari 2022. Berikut aktivitas dan agenda kelanjutan CPNS 2021 masuk tahun 2022 sesuai yang diputuskan oleh Tubuh Kepegawaian Negara (BKN):

  • Jawab sanggah hasil integrasi SKD dan SKB : 25 Desember 2021 - 3 Januari 2022 
  • Pengumuman pasca sanggah : 4 - 6 Januari 2022 
  • Penyampaian kelengkapan dokumen dan pengisian DRH: 7 - 21 Januari 2022 
  • Usul Penetapan NIP CPNS : 22 Januari - 22 Februari 2022.

Baca selengkapnya di artikel "Apa Ada Penerimaan CPNS 2022 & Jadwal Lanjutan Seleksi CPNS di 2022", https://tirto.id/gnfC

Harus dipahami jika masing-masing lembaga bisa mengaplikasikan agenda yang berbeda berkaitan informasi saat sangkal atau pemberkasan dan pengisian DRH.

Agenda BKN itu sebagai agenda umum sebagai referensi semua lembaga yang turut serta recruitment CPNS 2021.

Unduh Juknis Pemberkasan CPNS 2021

Aktivitas pemberkasan CPNS ini kali akan mengikutsertakan portal SSCASN. Tahapnya berbentuk pengisian DRH dan upload beberapa berkas. Panduan berkenaan beberapa langkah yang perlu dilaksanakan untuk pemberkasan dan pengisian DRH dapat dilihat lewat buku juknis berikut ini:

Beberapa berkas yang diisyaratkan pada umumnya diantaranya:

  • File scan surat pernyataan 5 poin; 
  • File scan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berkalu; 
  • File scan DRH yang diisi dan diunduh melalui website SSCASN dan sudah dibubuhi materai; 
  • File scan bukti pengalaman kerja; 
  • File scan surat keterangan tidak mengonsumsi narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya dari dokter unit pelayanan kesehatan pemerintah; 
  • File surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter berstatus PNS atau dokter yang bekerja di unit pelayanan kesehatan pemerintah; 
  • File scan ijazah pendidikan asli yang digunakan untuk melamar formasi PPPK Guru 2021; 
  • File scan transkrip nilai yang digunakan untuk melamar formasi PPPK Guru 2021; 
  • File surat lamaran yang ditunjukkan kepada instansi. File ini akan tampil secara otomatis sesuai dengan file yang diunggah saat pendaftaran. Peserta boleh mengunggah ulang surat lamaran apabila diperlukan;
  •  File pas foto formal terbaru dengan latar belakang merah.

Baca selengkapnya di artikel "Apa Ada Penerimaan CPNS 2022 & Jadwal Lanjutan Seleksi CPNS di 2022", https://tirto.id/gnfC

Tiap lembaga bisa menyaratkan tambahan arsip yang lain sesuai peraturan semasing. Oleh karenanya, peserta masih tetap direferensikan untuk selalu mengawasi situs masing-masing lembaga untuk ketahui rincinan arsip yang diisyaratkan.

Apa Ada Registrasi CPNS 2022?

Selama ini, pemerintahan belum dengan cara resmi umumkan apa akan mengadakan recruitment CPNS 2022. Tetapi berdasar launching di web Kementerian PANRB beberapa lalu pemerintahan gagasannya akan fokus pada penyediaan PPPK di 2022.

"Peraturan penyediaan ASN pada tahun 2022, pemerintahan akan fokus pada penyediaan PPPK dengan masih tetap mengutamakan pada servis dasar seperti pengajaran dan kesehatan," tulis Humas Menpan RB dalam rilisnya.

Di lain sisi, Menpan sempat mengatakan jika jika bujet CPNS dan PPPK di 2021 belum berisi, maka didistribusikan ke tahun bujet selanjutnya, yakni 2022.

"Tersisa peruntukannya kita anggarkan pada tahun 2022" kata Tjahjo dalam tayangan live di Youtube Kementerian PANRB April kemarin.

"Kita telah pertemuan dengan menkeu telah ada peruntukan dana, dapat satu juta (guru), yang 300 (ribu) CPNS lainnya sama sesuai keperluan, jika tidak sampai, ya kelak kita distribusikan untuk tahun depannya," lanjut Tjahjo.

Penghapusan recruitment CPNS ikut diutarakan oleh Kepala BKPSDM Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati. Menurut dia, Pemerintahan Kota (Pemerintah kota) Mataram akan fokus mengambil ASN PPPK untuk kedudukan tehnis di 2022.

Pada penyeleksian CPNS 2021, ada delapan skema kosong untuk kedudukan dokter specialist. Di 2022 kedepan, kekosongan delapan skema itu akan disodorkan untuk recruitment PPPK bukan CPNS.

Selainnya peruntukan skema kosong untuk dokter, Baiq mengutarakan jika Pemerintah kota Mataram akan memusatkan recruitment ke tenaga tehnis yang lain sebagai PPPK.

"Tahun depannya skema ASN khusus untuk tenaga tehnis, karena tahun ini telah diberi untuk tenaga guru . Maka tahun depannya tidak lagi ada skema P3K guru," kata Baiq sama seperti yang diambil dari Di antara.



Post a Comment

Previous Post Next Post